Senin, 23 Desember 2013

Demam berdarah

 

 
Tujuan SKK Penanggulangan Penyakit demam berdarah :

-Mengaplikasikan penyebab, membuat contoh cara penularan dan gejala penyakit secara sederhana
-Memberikan contoh cara berkembang biaknya nyamuk demam berdarah
-Memberikan contoh cara mencegah penyakit demam berdarah secara tepat
-Memberikan Penyuluhan cara mencegah penyakit demam berdarah

1.Pengertian Penyakit demam berdarah

1.2 Penyebab Demam Berdarah
Penyakit demam berdarah dengue tergolong penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang timbulnya mendadak disertai dengan pendarahan.
virus demam berdarah sampai sekarang dikenal ada 4 type virus yaitu : D1,D2,D3,D4 termasuk dalam grup B Arthropod Borne Virus
1.3.Penularan Penyakit Demam Berdarah 
Penyakit Demam Berdarah ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Jika nyamuk ini mengigit orang lain, maka virus dengue akan dipindahkan bersama air liur nyamuk. dalam waktu kurang dari 7 hari orang tersebut dapat menderita sakit demam berdarah dengue.

2.Gejala Penyakit Demam Berdarah

2.1 Hari pertama
panas mendadak terus menerus, badan lemah dan lesu



2.2 Hari kedua/Hari ketiga
timbul bintik" merah pada kuli, nyeri ulu hati,mimisan.
2.3 Hari ketiga sampai ketujuh
Penderita sembuh atau memburukdengan ditandai gelisah,ujung
3. Nyamuk penular demam berdarah Aedes Aegypti
3.1 Sifat-Sifat Nyamuk Aedes Aegypt
·         Berwarna hitam dengan gelang-gelang putih pada tubuhnya
·         Hingap Mendatar
·         Berkembang biak di tempat penampungan air seperti bak mandi, wc, tempayan, drum, dan tempat” lain yang dapat menampung air
·         Hidupnya disekitar rumah / bangunan
·         Biasanya mengigit pada siang hari
·         Nyamuk betina membutuhkan darah manusia untuk mematangkan telurnya
·         Kemampuan terbangnya 100 meter
·         Nyamuk jantan tidak menghisap darah, namun menghisap cairan dari tumbuh-tumbuhan
3.2 Daur Hidup Nyamuk
·         Nyamuk betina meletakkan telur ditempat berkembang biakannya
·         Perkembangbiakannya dari Telur-Jentik-Kepompong membutuhkan waku 7 – 10 hari
·         Dalam tempo 1- 2hari nyamuk betina yang baru menetas akan menghisap darah manusia & siap melakukan perkawinan dengan nyamuk jantan.
·         Setelah menghisap, nyamuk betina beristirahat sambil menunggu proses matangnya telur.
·         Siklus menghisap darah dan  bertelur setiap 3-4 hari
·         Umur nyamuk betina dapat mencapai 2-3 bulan
3.3 Cara pemberantasan nyamuk Aedes Aegypti
·         Vaksin untuk mencegah demam berdarah masih belum tersedia,, oleh karena itu upaya  pencegahan adalah dengan memberantas nyamuk penularannya
·         Pemberantasan terhadap nyamuk dewasa dilakukan dengan cara penyemprotan
·         Pemberantasan Jentik nyamuk aedes aegypti dilakukan dengan cara 3M(mengubur,menguras, menutup), memelihara ikan pemakan jentik, dengan abatisasi dengan dosis 10 gram untuk setiap 100 liter air.

4.Peran
v  Jika menjumpai penderita demam berdarah agar menganjurkan kepada penderita untuk:
Ø  Untuk Minum air yang banyak
Ø  Kompres dingin
Ø  Memberikan obat penurun panas
Ø  Menganjurkan kepada penderita segera memeriksakan ke puskesmas/rumah sakit/dokter praktek/ bidan desa atau unit pelayanan kesehatan lainyya
v  Meneruskan Informasi tentang adanya Penderita DB kepada Ketua RT/RW/Lurah/Kades
v  Membantu Ketua RT/RW dalam berbagai kegiatan Mencegah DB
v  Melaksanakan kegiatan pemberantasan nyanuk

Minggu, 15 Desember 2013

Penanggulangan Diare

TUJUAN SKK Penanggulangan Penyakit Diare
  1. Dapat mengaplikasikan diare secara sederhana dan cara pengobatannya
  2. Dapat mengaplikasikan tentang gejala-gejala dan akibatnya
  3. Dapat memberikan penyuluhan/contoh akibat diare termasuk pencegah



MATERI SKK Penanggulangan Penyakit Diare
  1. Pengertian Diare
  2. Gejala Pokok Penyakit Diare
  3. Akibat Diare
  4. Cara Menolong Penderita Diare
  5. Proses Penularan
  6. Pencegahan
  7. Menentukan Derajat Dehidrasi
    1. Tanpa dehidrasi
    2. Dehidrasi ringan/sedang
    3. Dehidrasi berat
  8. Bahaya Penderita Diare yang Jatuh dalam Keadaan Dehidrasi
  9. Manfaat ASI Bagi Penderita Diare
  10. Manfaat Makanan yang Bergizi pada Penderita Diare
  11. Cara Membuat Larutan Garam Gula 


Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami peningkatan dalam frekuensi buang air besar (kotoran), dan masih memiliki kandungan air berlebih. Orang dengan HIV sering mengalami diare. Diare juga adalah penyebab kematian paling umum pada balita, membunuh lebih dari 1,5 juta orang per tahun.
Diare dapat menjadi masalah berat. Diare yang ringan dapat pulih dalam beberapa hari. Namun, diare yang berat dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) atau masalah gizi yang parah.
Penyebab
Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka,penyakit,alergi (fructose,lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare adalah defekasi (buang air besar) yang melebihi 200 gram per hari.
Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh “colon”. Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai colon. Colon menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila colon rusak atau “inflame”, penyerapan tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.
Diare kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.
Dia juga dapat merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius, seperti disentri,kolera, atau botulisme dan dapat juga merupakan tanda dari sindrom kronis seperti penyakit Crohn.
Dia juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkhohol yang berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan.
Perawatan untuk diare melibatkan pasien mengkonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit untuk menyediakan garam yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan.
Diare di bawah ini biasanya diperlukan pengawasan medis:
  • Diare pada balita
  • Diare menengah atau berat pada anak-anak
  • Diare yang bercampur dengan darah.
  • Diare yang terus terjadi lebih dari 2 minggu.
  • Diare yang disertai dengan penyakit umum lainnya seperti sakit perut,demam, kehilangan berat badan, dll.
  • Diare pada orang bepergian (kemungkinan terjadi infeksi yang eksotis seperti parasit)
  • Diare dalam institusi seperti rumah sakit, perawatan anak, institut kesehatan mental.
Mengetahui Penyebab Diare
Penyebab diare sangat penting untuk diketahui. Dokter tidak dapat meresepkan obat tanpa mengetaui penyebab diare.
Dokter akan menanyakan apa yang kita makan atau minum baru-baru ini, dan apakah kita baru melakukan perjalanan. Contoh kotoran dapat dites untuk tanda bakteri atau parasit. Dokter mungkin mengulangi tes ini jika pertama kali tidak ada tanda apa pun. Mungkin darah atau air seni kita juga dites.
Jika tes ini tidak menunjukkan penyebab diare, dokter mungkin akan mengamati aliran pencernaan kita dengan alat khusus. Nama proses ini tergantung pada di mana dokter melihatkan. ‘Endoskopi’ adalah istilah umum untuk ‘lihat ke dalam’. ‘Kolonoskopi’ berarti dokter memeriksa kolon (usus besar). Penyebab kurang lebih sepertiga kasus diare tidak dapat ditentukan.
Penanganan
1. Mengubah apa yang kita makan.
Beberapa jenis makanan dapat mengakibatkan diare, dan yang lain dapat membantu menghentikannya.
Jangan makan:
  • produk susu (susu atau keju)
  • masakan yang digoreng
  • makanan berlemak termasuk mentega, margarin, minyak atau kacang
  • makanan pedas
  • makanan yang mengandung banyak serat yang tidak larut. Ini termasuk buah-buahan atau sayuran mentah, roti gandum, jagung, atau kulit dan biji buahan
Sebaiknya makan:
  • pisang
  • nasi putih
  • saus apel
  • sereal
  • roti tawar bakar atau kraker
  • makaroni atau mie biasa
  • telur rebus
  • bubur gandum
  • kentang rebus tumbuk
  • yoghurt (walau ini produk susu, makanan ini sebagian dicernakan oleh bakteri yang dipakai untuk membuatnya)
2. Pengobatan.
Obat-obatan dipakai untuk mengobati diare tergantung pada jenisnya. Dokter tidak dapat meresepkan obat tanpa dia mengetahui penyebab diare kita.
Beberapa obat dapat diperoleh tanpa resep, di antaranya ada yang sangat baik untuk diare, termasuk asam amino L-glutamin, bismuth sub salisilat, attapulgit dan loperamid.
Beberapa produk lain yang biasanya dijual untuk mengobati sembelit juga dapat membantu dengan diare. Produk ini mengandung serat larut, yang menambah besarnya kotoran dan menyerap air. Produk ini termasuk produk yang mengandung psylium.
3. Terapi alternatif untuk diare.
Kapsul asidofilus (yang mengandung bakteri yang membantu) dapat memulihkan pencernaan normal, terutama waktu kita memakai antibiotik. Beberapa macam yoghurt mengandung ‘biakan hidup’ asidofilus yang berkerja dengan cara sama.
Peppermint, jahe dan pala dianggap membantu masalah pencernaan, jadi teh peppermint atau jahe, atau soda dengan jahe adalah pilihan yang baik untuk ‘cairan bening’. Coba tambah pala pada makanan atau minuman.
Penelitian menunjukkan bahwa tambahan kalsium membantu meringankan diare pada orang yang memakai nelfinavir. Ini mungkin berhasil dengan diare yang disebabkan obat lain.
Garis Dasar
Diare adalah masalah umum untuk orang dengan HIV. Diare biasanya disebabkan infeksi pada sistem pencernaan. Stres, beberapa obat-obatan dan masalah pencernaan produk susu juga dapat menyebabkan diare. Diare juga adalah penyebab kematian paling umum pada balita, membunuh lebih dari 1,5 juta orang per tahun.
Diare merupakan gejala luka, penyakit,alergi, penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C. tetapi kebanyakan disebabkan oleh infeksi atau racun bacteria.
Jika kita diare, kita sebaiknya minum banyak cairan bening. Kita juga dapat memakai cairan elektrolit.
Beberapa perubahan sederhana pada makanan dapat membantu diare. Begitu juga beberapa obat tanpa resep atau asidofilus.
Pastikan dokter diberi tahu jika diare berlanjut lebih dari beberapa hari.
 
 

Penanggulangan Penyakit Rabies











TUJUAN SKK Penanggulangan Penyakit Rabies
 1. Mengaplikasikan/membuat contoh secara sederhana penyebab, cara penularan dan gejala penyakit anjing 2. gila pada manusia dan hewan (terutama anjing)
3. Mengaplikasikan/membuat contoh cara pencucian luka gigitan anjing
4. Mengaplikasikan/membuat contoh cara memberikan suntikan pada hewan peliharaan (anjing, kucing, kera)
5. Memberikan penyuluhan tentang penyakit anjing gila

MATERI SKK Penanggulangan Penyakit Rabies
1.Sinonim Rabies
2.Tanda-tanda Rabies Pada Manusia
  1. Permulaan
  2. Gila
  3. Lumpuh
3.Tanda-tanda Rabies Pada Anjing
  1. Permulaan
  2. Gila
  3. Lumpuh
4.Penyebab
5.Cara Penularan
6.Pengobatan
7.Pencegahan
8.Penyebaran
9.Sejarah
10.Diagnosa Rabies
11.Peran Serta
12.Prinsip Pemberantasan


Penyebab dan perantara penularan.
Penyakit ini disebabkan oleh suatu virus, yaitu virus rabies yang menyebabkan gangguan pada susunan saraf pusat (SSP).
Vektor yang berperan dalam penularan penyakit ini adalah anjing dan binatang-binatang liar seperti kera, kelelawar dsb.
Manifestasi penyakit
Sesudah masa tunas / inkubasi selama 10 hari sampai dengan 7 bulan, orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dengan gejala-gejala sebagai berikut :
  • Diawali dengan demam ringan atau sedang, sakit kepala, tak nafsu makan, lemah, mual, muntah dan perasaan yang abnormal pada daerah sekitar gigitan (anjing/binatang liar tsb).
  • Gejala di atas kemudian dengan cepat diikuti hiperestesi dan hipereksitasi mental serta neuromuskular, diikuti dengan kaku kuduk dan kejang-kejang otot-otot yang berfungsi dalam proses menelan dan pernafasan. Sedikit rangsangan berupa cahaya, suara, bau ataupun sedikit cairan dapat menimbulkan reflex kejang-kejang tersebut.
  • Keadaan tersebut selanjutnya berkembang menjadi kekejangan umum dan kematianpun umumnya terjadi pada tahap ini.
Pengobatan. Pengobatan dilakukan dengan memberikan imunisasi pasif dengan serum anti rabies, dan pengobatan yang bersifat suportif dan simtomatik. Luka gigitan dirawat dengan tehnik tertentu dengan tujuan menghilangkan dan menonaktifkan virus. Immunisasi aktif dengan vaksin anti rabies sebelum tanda-tanda dan gejala muncul sekaligus merupakan usaha pencegahan bila ada kecurigaan binatang yang menggigit mengidap rabies.
Pencegahan. Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan anjing atau binatang-binatang liar. Bila sudah terjadi maka binatang tersebut harus diobservasi oleh dokter hewan untuk kemungkinan rabies. Bila binatang tersebut menunjukkan tanda-tanda rabies atau bahkan mati dalam waktu 10 hari maka harus dilakukan pemeriksaan laboratorik terhadap otak binatang tersebut untuk memastikan diagnosa.

Pertolongan Pertama Pada Pendarahan


Yang dimaksud dengan pendarahan adalah peristiwa keluarnya darah dari pembuluh darah karena pembuluh tersebut mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh benturan fisik, sayatan, atau pecahnya pembuluh darah yang tersumbat.
Berdasarkan letak keluarnya darah, pendarahan dibagi menjadi 2 macam, yaitu pendarahan terbuka dan pendarahan tertutup. Pada pendarahan terbuka, darah keluar dari dalam tubuh.
Tekanan dan warna darah pada saat keluar tergantung dari jenis pembuluh darah yang rusak. Jika yang rusak adalah pembuluh arteri (pembuluh nadi), maka darah memancar dan berwarna merah terang. Jika yang rusak adalah pembuluh vena (pembuluh balik), maka darah mengalir dan berwarna merah tua. Jika yang rusak adalah pembuluh kapiler (pembuluh rambut), maka darah merembes seperti titik embun dan berwarna merah terang.
Pada pendarahan tertutup, darah keluar dari pembuluh darah dan mengisi daerah di sekitarnya, terutama dalam jaringan otot. Pendarahan ini dapat diidentifikasi dengan adanya memar pada korban.
Bentuk lain dari pendarahan tertutup adalah pendarahan dalam. Pada pendarahan dalam, darah yang keluar dari pembuluh darah mengisi rongga dalam tubuh, seperti rongga dalam perut. Pendarahan ini dapat diidentifikasi dari tanda-tanda pada korban, seperti:
- Setelah cidera korban mengalami syok, tapi tidak ada tanda-tanda pendarahan
- Tempat cidera mungkin terlihat memar yang terpola
- Lubang tubuh mungkin mengeluarkan darah
Pengendalian pendarahan bisa bermacam-macam, tergantung pada jenis dan tingkat pendarahannya. Untuk pendarahan terbuka, pertolongan yang bisa diberikan antara lain:
- Tekan langsung pada cidera
Penekanan ini dilakukan dengan kuat pada pinggir luka. Setelah beberapa saat, sistem peredaran darah akan menutup luka tersebut. Teknik ini dilakukan untuk luka kecil yang tidak terlalu parah (luka sayatan yang tidak terlalu dalam).
- Elevasi
Teknik dilakukan dengan mengangkat bagian yang luka (tentunya setelah dibalut) sehingga lebih tingggi dari jantung. Apabila darah masih merembes, diatas balutan yang pertama bisa diberi balutan lagi tanpa membuka balutan yang pertama.
- Tekan pada titik nadi
Penekanan titik nadi ini bertujuan untuk mengurangi aliran darah menuju bagian yang luka. Pada tubuh manusia terdapat 9 titik nadi, yaitu temporal artery (di kening), facial artery (di belakang rahang), common carotid artery (di pangkal leher, dekat tulang selangka), brachial artery (di lipatan siku), radial artery (di pergelangan tangan), femoral artery (di lipatan paha), popliteal artery (di lipatan lutut), posterior artery (di belakang mata kaki), dan dorsalis pedis artery (di punggung kaki).
- Immobilisasi
Immobilisasi bertujuan untuk meminimalkan gerakan anggota tubuh yang luka. Dengan sedikitnya gerakan diharapkan aliran darah ke bagian yang luka tersebut menurun.
- Tourniquet

Teknik ini hanya dilakukan untuk menghentikan pendarahan di tangan atau kaki saja, merupakan pilihan terakhir, dan hanya diterapkan jika ada kemungkinan amputasi. Bagian lengan atau paha atas diikat dengan sangat kuat sehingga darah tidak bisa mengalir. Dahi korban yang mendapat tourniquet harus diberi tanda silang sebagai penanda dan korban harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Jika korban tidak segera mendapat penanganan, bagian yang luka bisa membusuk.
Berbeda dengan pendarahan terbuka, pertolongan yang bisa diberikan pada korban yang mengalami pendarahan dalam adalah sebagai berikut:

- Rest
Korban diistirahatkan dan dibuat senyaman mungkin.

- Ice
Bagian yang luka dikompres es hingga darahnya membeku. Darah yang membeku ini lambat laun akan terdegradasi secara alami melalui sirkulasi dan metabolisme tubuh.
- Commpression
Bagian yang luka dibalut dengan kuat untuk membantu mempercepat proses penutupan lubang/bagian yang rusak pada pembuluh darah.

- Elevation
Kaki dan tangan korban ditinggikan sehingga lebih tinggi dari jantung.

Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat


Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan cerminan pola hidup keluarga yang senantiasa memperhatikan dan menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga. Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati. Prinsip kesehatan itulah yang menjadi dasar dari pelaksanaan PHBS.
Kegiatan PHBS tidak dapat terlaksana apabila tidak ada kesadaran dari seluruh anggota keluarga itu sendiri. Pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan sedini mungkin agar menjadi kebiasaan positif dalam memelihara kesehatan.
Pencanangan Program Indonesia Sehat 2010 menjadikan PHBS sebagai tolok ukur suksesnya kesadaran warga Negara Indonesia akan arti pentingnya menjaga kesehatan. Beberapa indikator yang digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. 1. Ibu hamil memeriksakan kehamilan sedini mungkin dan paling sedikit 4 kali selama masa kehamilan.
Indikator ini bertujuan agar selama masa kehamilan perkembangan kesehatan ibu dan bayi yang dikandung dapat diketahui oleh tenaga kesehatan, juga untuk memantau apabila ada kelainan pada janin saat dikandung.
  1. 2. Ibu hamil agar memeriksakan diri dan meminta pertolongan persalinan kepada bidan/tenaga kesehatan.
Hal ini dimaksudkan untuk menekan atau mengurangi angka kematian ibu melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Pertolongan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan karena telah ahli dan mengetahui secara detail tentang proses persalinan, dan apabila terjadi kelainan pada bayi dapat segera diketahui sehingga dapat segera ditolong.
  1. 3. Ibu memberikan ASI saja kepada bayinya selama 4 bulan pertama kelahiran.
Saat ini banyak ibu-ibu yang sudah sibuk dengan kariernya sehingga tidak lagi memperhatikan kebutuhan nutrisi bagi anaknya. Berbagai susu kemasan ditawarkan dengan berbagai macam kandungan gizi dan manfaat sehingga mempermudah kaum ibu untuk menyapih anaknya lebih dini.
Banyak orang kurang mengerti akan pentingnya ASI bagi hubungan ibu dan anak. Pepatah mengatakan “Anak akan mengikuti bahasa ibunya”, hal ini akan terikat ketika seorang ibu menyusui dan merawat anaknya. Jalur komunikasi dan kasih sayang akan terjalin ketika seorang anak menyusu kepada ibunya. Dalam ASI sangat banyak mengandung nutrisi dari pada susu kemasan. Dengan mengkonsumsi ASI ekslusif maka kesehatan ibu dan anak dapat terjaga dengan baik. Karena seorang ibu yang baru melahirkan sampai ASInya berhenti keluar dengan sendirinya, maka produksi ASI di dalam tubuh akan selalu bekerja, sehingga ASI apabila tidak keluar dengan teratur akan menyebabkan rasa nyeri bagi sang ibu.
  1. 4. Semua bayi harus diimunisasi lengkap sebelum berusia 1 tahun.
Imunisasi bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh bagi bayi sehingga tidak mudah terserang penyakit. Bayi akan diberikan imunisasi secara bertahap hingga berusia 1 tahun.
  1. 5. Semua bayi dan balita harus ditimbang berat badannya sejak lahir sampai usia 5 tahun di posyandu atau sarana kesehatan.
Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) merupakan organisasi sosial dilingkungan masyarakat yang berfungsi untuk memantau kesehatan masyarakat. Posyandu di Kota Yogyakarta ada 2 fungsi yaitu :
  1. Posyandu Balita
Posyandu balita melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan dan pemantauan kesehatan anak dibawah 5 tahun.
Di Posyandu, balita akan ditimbang setiap bulan sehingga dapat dipantau keadaan dari kandungan gizi yang diasup oleh balita tersebut melalui perubahan berat badan setiap bulan. Adapun setiap balita akan mempunyai Kartu Menuju Sehat (KMS) yang digunakan untuk melihat perkembangan gizinya melalui perubahan berat badan.
  1. Posyandu Usila
Posyandu Usila (usia lanjut) melakukan kegiatan pelayanan dan pemantauan kesehatan di masyarakat terhadap warga yang berusia lanjut (diatas 50 tahun)
Adapun kegiatan tersebut meliputi penimbangan dan mengukur tensi atau tekanan darah, karena semakin usia bertambah manusia akan mengalami kenaikan tekanan darah. Dengan posyandu usila, maka dapat diketahui kondisi kejiwaan dari para warga yang berusia lanjut.
  1. 6. Setiap orang agar makan makanan yang mengandung unsur zat tenaga, zat pembangun, zat pengatur sesuai dengan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS).
Unsur zat gizi sangat dibutuhkan baik dari balita sampai dengan usila. Setiap orang memerlukan asupan gizi yang berbeda sesuai dengan aktifitasnya sehari-hari. Seorang pegawai membutuhkan asupan gizi berbeda dari seorang tukang bangunan. Banyak orang yang tidak melihat kebutuhan akan gizinya sendiri sehingga sering pula orang mengeluh sakit pada saat yang tidak terduga tetapi tidak tahu penyebabnya. Hal ini dimungkinkan terjadi karena orang berprinsip makan yang penting perut terisi/kenyang tetapi daya tahan tubuh tidak diperhatikan. Mengkonsumsi sayuran dan buah sangat baik bagi kesehatan, karena berbagai macam vitamin terkandung di dalamnya.
  1. 7. Semua orang menggunakan garam yodium untuk keperluan makan sehari-hari.
Penyakit gondog terjadi pada sebagian masyarakat yang tidak mengkonsumsi garam beryodium. Peliknya permasalahan penyakit gondog yang diderita masyarakat di Indonesia menjadikan PHBS harus selalu diperhatikan.
  1. 8. Ibu hamil agar minum tablet tambah darah atau tablet zat besi selama masa kehamilan.
Stabilnya tekanan darah dan tenaga yang lebih sangat dibutuhkan oleh ibu hamil terutama untuk fase melahirkan. Seorang ibu diharuskan mengejan (ngeden: jawa) sekuatnya agar proses kelahiran berjalan dengan lancar.  Lancarnya seorang ibu dalam melahirkan membutuhkan tenaga yang lebih banyak, sehingga kekuatan seorang ibu akan menyelamatkan ibu dan bayinya dari kematian saat proses persalinan.
  1. 9. Semua orang agar membuang air besar atau tinja di jamban atau WC.
Adanya sungai di sekitar rumah biasanya digunakan untuk membuang limbah tubuh oleh masyarakat.  Banyak masyarakat berpikir tidak akan rugi apapun saat membuang limbah di sungai karena sungai itu mengalir, tetapi tidak pernah berpikir jika warga yang ada di hulu juga berpikiran sama maka limbah itu juga akan sampai juga kepadanya. Limbah tubuh manusia mempunyai banyak sekali kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh baik dari bau ataupun unsur senyawa di dalamnya. Kebersihan sebagian dari iman, itulah yang mungkin harus diterapkan agar kesehatan dan kebersihan lingkungan tetap terjaga.
10. Semua orang agar mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar dan waktu akan makan.
Banyak orang berpendapat karena setelah buang air besar tidak langsung makan, maka tidak perlu mencuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan dengan sabun setelah memegang atau menyentuh kotoran perlu dilakukan karena selain dari segi (jijik : jawa) juga karena setelah itu kita beraktifitas dan tidak sadar bila memegang hidung, mulut dan lain sebagainya, sehingga kuman dapat menempel pada tubuh kita. Terlebih sebelum makan kita harus mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari kuman penyakit masuk ke tubuh lewat makanan yang kita makan.
11. Semua orang agar menggunakan air bersih dan untuk minum agar dimasak terlebih dahulu.
Adanya bakteri colly di dalam air tidak dapat dilihat oleh mata manusia. Air yang dimasak hingga mendidih dapat mematikan kandungan kuman dan bakteri yang ada di dalamnya.
12. Setiap rumah, halaman dan pekarangan agar selalu bersih, bebas dari sampah dan bebas dari sarang nyamuk.
Sampah bikin Jogja gerah, itulah semboyan Kota Yogyakarta dalam rangka Jaogjaku Hijau. Kebersihan lingkungan rumah mencerminkan pribadi dari pemilik rumah. Rumah akan semakin sehat dan nyaman karena terpelihara dengan baik dan rapi. Apakah kita betah tinggal di rumah yang kotor?
13. Setiap orang agar menggosok gigi paling sedikitnya 2 kali sehari, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur.
Gigi putih bukan berarti gigi kita sehat, gigi kuning bukan berarti jorok, karena warna gigi orang Indonesia berwarna putih dan kuning. Tetapi, apakah gigi kita bersih dari sisa makanan atau tidak? Itulah yang harus diingat. Karena sisa makanan akan mengundang kuman, tanpa diminta setiap makanan yang dibiarkan pasti akan busuk, begitu pula sisa makanan di gigi kita. Kita bisa mencoba membiarkan sisa nasi yang kita makan dibiarkan dan rendam air, apa yang terjadi setelah 3 hari/ 1 minggu. Itulah gambaran sisa makanan yang ada di gigi atau di mulut kita karena mulut selalu dalam keadaan basah.
14. Semua orang agar tidak merokok, terutama bila berdekatan dengan ibu hamil, bayi dan di tempat umum.
Belum ada orang meninggal saat merokok. Itulah prinsip bagi perokok. Tapi, apakah orang di sekitar kita suka dengan asap rokok? Itu yang tidak pernah dipikirkan. Bahaya merokok tidak dapat dilihat secara langsung akan tetapi dalam kurun waktu yang cukup lama. Percayakah kita? Orang selalu berpikir merokok atau tidak semua orang pasti meninggal. Tetapi kandungan zat berbahaya dalam rokok tersebut bisa membuat manusia menyimpan penyakit yang akan berkembang selama hidup, hanya tinggal menunggu kapan penyakit itu akan mulai bereaksi terhadap tubuh kita. Orang yang merokok dipastikan mempunyai nafas yang lebih pendek, karena organ tubuh saluran ke paru-parunya tertutupi oleh nikotin dan zat berbahaya di dalam rokok.
15. Semua orang agar menyadari bahaya HIV/AIDS dan berperilaku positif utnuk terhindar dari HIV/AIDS namun tidak mengucilkan penderita.
16. Semua orang agar berolahraga secara teratur
Dengan berolah raga dapat meningkatkan fungsi jantung, paru-paru dan otot serta memperlambat penuaan. Mencegah kelebihan berat badan. Tubuh lebih segar untuk menjalani kegiatan sehari-hari. Otot-otot yang terlatih membuat seseorang tampil prima dan percaya diri.
17. Semua orang agar menjadi peserta Dana Sehat (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).
Dengan menjadi anggota Dana Sehat, biaya untuk meningkatkan kesehatan dapat tertanggulangi. Dengan menjadi anggota Dana Sehat berarti kita turut serta dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan.
Dengan melaksanakan indikator kesehatan di atas diharapkan seluruh masyarakat dapat memahami dan melaksanakan program PHBS. Dengan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat mampu menjaga kesehatan pribadi. Indonesia Sehat 2010 bukan berarti di tahun 2010 masyarakat Indonesia tidak ada yang sakit, tetapi dengan adanya PHBS di tahun 2010 masyarakat tahu arti penting dan menjaga kesehatan.

Taman Obat Keluarga

Toga atau kependekan dari Taman Obat Keluarga, merupakan lahan atau tempat yang digunakan untuk budidaya tanaman yang berkhasiat obat untuk memenuhi kebutuhan obat keluarga.
Tanaman berkhasiat obat sudah digunakan sejak jaman nenek moyang sebelum adanya obat dari bahan kimiawi. Banyak orang mengenal tanaman obat sebagai jamu (jawa). Pemanfaatan tanaman toga tidak mempunyai efek samping seperti halnya mengkonsumsi obat kimiawi.
  • Fungsi Toga
Taman Obat Keluarga (TOGA) selain berfungsi sebagai pelestari tanaman berkhasiat obat juga berfungsi sebagai taman rumah tangga yang mampu menghasilkan oksigen (O2).
Tanaman toga selain sebagai media penyembuh juga dapat dipergunakan sebagai media untuk terapi, perawatan tubuh dan penghangat badan. Dalam mengenal toga yang harus diperhatikan adalah cara memperlakukan bahan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat atau sesuai kebutuhan kita. Dalam dunia pengobatan ada pengobat alternatif yang menggunakan tanaman toga sebagai media pengobatan, dalam hal ini perlu adanya keterampilan dan pemahaman dalam meracik/meramu tanaman berkhasiat obat.
  • Budi Daya Toga
Dalam pembudidayaannya tanaman toga tidak memerlukan lahan yang luas, cukup dengan sebidang tanah pekarangan rumah atau dengan pot seperti halnya tanaman hias. Struktur tanah tidak berpengaruh banyak terhadap pembudidayaan toga, yang terpenting adalah perawatan dan pemupukan yang teratur sehingga nutrisi dari tanaman dapat terpenuhi.
Budi daya toga di lingkup rumah tangga dapat dimulai dari tanaman yang dapat dimafaatkan sehari-hari baik sebagai bumbu masak atau sekedar bahan minuman penghangat badan.
Beberapa contoh tanaman yang biasa di tanam/dipergunakan untuk bumbu masak di lingungan rumah tangga : jahe, lengkuas (laos), sere, jeruk nipis, lidah buaya, pepaya, jambu biji dll. Walaupun hanya dilihat sebagai tanaman buah, pepaya dan jambu biji adalah salah satu sumber tanaman berkhasiat obat.
Budi daya toga dalam ruang lingkup usaha dapat menghasilkan peluang usaha yang dapat meraup keuntungan yang tidak sedikit.
Hal yang perlu diperhatikan dalam budi daya tanaman toga sesuai standar yang diberlakukan Departemen Kesehatan adalah :
  1. Lahan dan iklim yang cukup baik
  2. Bibit
  3. Cara budi daya
  4. Cara pengawetan
  5. Cara penyimpanan
  • Cara Panen
Pada saat panen (kalangan usaha) atau pemanfaatan toga (dalam lingkup keluarga) yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
  1. Buah           : diambil yang sudah masak
  2. Daun           : yang sudah membuka sempurna, terletak pada cabang/batang yang langsung terkena sinar matahai.
  3. Daun Muda : diambil di ujung cabang/ranting, warnanya lain dari daun yang tua (warnanya lebih muda/cerah dari daun yang lain)
  4. Rimpang      : diambil di musim kering dengan tanda-tanda mengeringnya bagian atas tanaman.
  5. Kulit kayu   : diambil pada saat tanaman cukup umur dan dilakukan pada musim kering.
  6. Biji              : dari buah yang sudah tua mengering/yang telah pecah
  • Pembuatan simplisia
Simplisia adalah bahan baku obat tradisional.
Adapun cara perlakuan hasil toga adalah sebagai berikut :
  1. Pencucian
Tujuan pencucian adalah untuk memisahkan debu dan kotoran terutama tanah
  1. Pembentukan
  1. Rimpang/buah : diiris tipis, dijemur
  2. Kayu, kulit : dipotong sesuai ukuran lazim
  3. Daun, biji, bunga dll : langsung dikeringkan
  1. Pengeringan
  • Daun, bunga, irisan rimpang, irisan buah, bahan lain yang mudah dikeringkan dengan cara dianginkan atau di jemur langsung.
  • Untuk tanaman yang bergetah disarankan untuk dikeringanginkan terlebih dahulu agar kandungan alami dalam tanaman tidak menguap atau hilang.
  • Penjemuran tidak boleh langsung bersentuhan langsung dengan tanah dan logam, harus diberi alas anyaman bambu atau sejenisnya.
  • Bagian tanaman yang berupa kulit, batang, akar dan sejenisnya dikeringkan langsung di bawah sinar matahari atau dalam oven
  1. Pengemasan
Pengemasan dapat dilakukan dengan karung plastik/goni. Yang perlu diperhatikan adalah apabila menggunakan bahan yang tidak dapat dilewati air harus ditambahkan bahan yang mampu menyerap uap air, contoh untuk kantong plastik di dalamnya ditambah kertas untuk menyerap uap air. Hal itu dimaksudkan agar embun/uap air yang dikeluarkan dari simplisia tidak menempel di simplisia lagi karena akan menyebabkan tumbuhnya jamur.
Setelah dikemas karung simplisia baiknya diberi label untuk memudahkan pembedaan dengan simplisia lainnya.
  • Contoh Toga dan Manfaatnya
No
Tanaman
Fungsi
Cara Pemanfaatan

Jeruk Nipis Obat Batuk Air perasan buah di tambah kecap manis diminum

Pare Kencing manis, penambah nafsu makan Pare diparut, diambil airnya diminum 1-3 kali sehari (± ¼ gelas belimbing)

Pepaya Pencahar Buah matang dimakan langsung
Penambah nafsu makan dan perbaikan pencernaan Daun papaya ditumbuk halus, diambil airnya, diminum.

Jambu Biji Diare Daun jambu muda dimakan bersama dengan garam sedikit.Atau daun jambu biji ditumbuk, tambah air matang dan garam sedikit, diperas dan diminum airnya.

Lidah buaya Luka bakar Ambil getah daun lidah buaya oleskan pada luka bakar/melepuh

Sirih Mimisan Ambil daun, gulung, potong ujungnya masukkan ke dalam hidung
Anti biotik/septik Daun sirih direbus/diseduh air panas, minum dalam keadaan hangat
Penghenti pendarahan Ambil daun sirih, hancurkan dan tempelkan pada luka. (tidak untuk luka yang dalam)

Bawang Merah Demam pada anak Bawang merah diparut, air jeruk nipis, garam dan minyak kelapa dicampur, kompreskan pada ubun-ubun

Ubi Jalar Bisul Daun ubi muda digilas dengan kedua telapak tangan sampai hancur, tempelkan pada bisul

Jahe Memar Jahe ditumbuk, tempelkan pada memar

Kencur Memar Jahe ditumbuk, tempelkan pada memar
Obat Batuk Bila suka dikunyah mentah/ ambil airnya tambah air, diminum

Kunyit Sakit perut Parut empu kunyit, ambil airnya tambah garam sedikit, minum
Sakit perut saat datang bulan Kunyit diparut, tambah air dan peras tambahkan gula merah, minum

Pisang Luka Ambil getah pohon pisang oleskan pada luka
Penutup luka bakar Daun pisang muda digunakan untuk penutup luka bakar akan meberikan efek dingin

Kelapa Keracunan Air kelapa hijau/muda apabila diminumkan pada penderita keracunan akan menimbulkan rasa mual dan memuntahkan racun yang tertelan
Luka Kulit ari batang daun kelapa (emput: jawa) dikerok ditempelkan pada luka

Jarak pagar Sakit pada gigi berlubang Ambil getah pohon jarak tambahkan garam sedikit tempelkan pada gigi berlubang

Jambu biji merah Peningkat Hb Makan daging jambu biji merah akan menambah kandungan Hb bagi penderita DBD